Minggu , 16 Desember 2018

Seminar Nasional “Partai Islam Pada Pemilu 2019: Persoalan dan Tantangan”

User Rating: 1.43 ( 2 votes)

Sebagai bentuk kepedulian dan respon terhadap pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2019, Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta menyelenggarakan Seminar Nasional dengan Tema “Partai Islam Pada Pemilu 2019: Persoalan dan Tantangan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Rabu, 14 November 2018 dengan menggandeng APSIPOL, USU dan UIN Syarif Hidayatullah.

Seminar nasional diikuti oleh Anggota APSIPOL Wilayah III, Himapol Indonesia Wilayah III, Dosen dan Mahasiswa FISIP UMJ. Seminar Nasional diisi oleh narasumber yang mempunyai kompetensi dibidangnya masing-masing: Dr.Endang Sulastri.,M.Si (Dekan FISIP UMJ), yang menyampaikan bahsan tentang Demokrasi dan Perubahan Politik Dalam PEMILU tahun 2019,   Dr. Warjio (Kaprodi Ilmu Politik USU) mengambil bahasan tentang “Parpol Islam Dalam Pemilu 2019”, dan Dr.Iding Rosyidin, M.Si (Kaprodi UIN Syarif Hidayatullah) mengambil bahasan tentang “Politik Artis Pada Partai Politik Islam”.

Perubahan Politik telah membawa perubahan pada pola Pemilihan Umum yang dilaksanakan. Begitu juga dengan posisi partai politik Islam dalam Pemilu Tahun 2019. Fenomena munculnya artis dan selebritis sebagai caleg pada pemilu 2019 memantik rasa ingin tahu bagaimana dengan pola rekruitmen partai politik? . Munculnya artis dan selebritis membuktikan bahwa Parpol tidak dapat menjalankan rekruitmen dengan baik. Hal ini akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Caleg yang diusung oleh Parpol.

Diskusi yang menarik pada seminar nasional kali ini memunculkan pertanyaan dari salah satu mahasiswa peserta seminar nasional yang berkaitan dengan instrumen. Instrumen dimaksud adalah yang dapat membantu generasi milenial untuk bisa memahami caleg yang berkualitas. Instrumen tersebut dapat  berupa buku panduan, buku saku dan alat lain yang dapat membantu generasi milenial untuk melihat kualitas caleg yang akan berkontestasi pada Pemilu Tahun 2019.

Setelah seminar dilanjutkan dengan kegiatan penandatanganan MOU antara Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) dan  Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kerjasama tersebut bertujuan untuk menguatkan program Prodi dalam aspek Akademik dan non akademik. Melalui APSIPOL, Program studi Ilmu Politik dapat menguatkan jaringan antar Prodi Ilmu Politik se-Indonesia.

Check Also

Right to Know Day Komisi Informasi Goes to Campus “FISIP-UMJ”

  Dalam rangka Memperingati Right to Know Day (Hari Hak untuk Tahu) Internasional, Komisi Informasi …

X